Kurindukan

September 27, 2007

kurindukan sebuah getar birahi
dan keringatmu yang menguap di telapak
saat kita berada dalam sebuah pusaran waktu
masa kanak-kanak yang penuh dengan kemenangan dan kebanggaan

dan wajahku tenggelam di tengkukmu

Dalam Kata

September 26, 2007

bila dalam kata kau temui aku
sapalah.
biar sekali lagi kudengar hangat
suaramu menepuk bahuku.

Di Selesainya Pantai

September 22, 2007

di selesainya pantai
airmatamu menjelma ombak
dan biru, padahal belum sempat kugenggam tanganmu

kebisuan berteriak menahan langkahku
apa aku masih tuli seperti dulu?
tapi, ah. lihat mata itu.

matamu senja
ingatkan
waktuku untuk pulang.

Pencuri

September 20, 2007

dia tak mendengarku
mengendap-endap di balik pintu
dengan pisau dapur berkilat
gagangnya basah oleh keringat

dia masih tak mendengarku
ketika ku berjingkat masuk ruang tamu
kurasakan keras jantungku berdetak
adrenalin memuncak!

tuhan, ini semua begitu seru
kenapa aku tak melakukannya dari dulu!

kulihat dia di ruang sebelah
aku sembunyi di balik kursi merah
dia masih saja tak mendengarku
hihihi, dasar dia memang dungu!

aku merangkak perlahan-lahan
mendekatinya yang duduk di meja makan
jantungku berdetak begitu kencang
keringat dingin membasahi pisau di genggaman

aku merangkak sampai balik punggungnya
menahan nafas agar tak dipergokinya
ini dia saatnya!
saat yang begitu kudamba!

kuhitung sampai tiga…

satu.
kukuatkan genggaman pada batang pisauku

dua.
kurasakan sebuah senyum mengembang dari bibirku

tiga!
aku bangkit dengan cepat.
dia menoleh terperanjat.
senyumku makin lebar.
dia pucat.
kutancap pisau ke dadanya.
darah muncrat.

lalu hening sesaat…

matanya menatap nyalang
pada senyumku yang masih lebar
lalu dia mengerang
ha! tapi cuma sebentar
setelahnya dia jatuh tersungkur
dengan darah masih mengucur
dia mati.
aku, tertawa keras sekali.

kucabut pisau dapur
lalu dadanya kubelah melintang membujur

ini pembalasanku
karena kau telah mencuri hatiku.
kini kucuri punyamu.

Lelaki Terkutuk

September 12, 2007

lelaki datang lewat tengah malam
perempuan sudah lelap dalam pejam

lelaki mengetuk-ngetuk pintu
perempuan merasa terganggu

lelaki memohon untuk masuk
perempuan bilang, “terkutuk!”

Menjerang Mimpi

September 12, 2007

malam ini mari sekali lagi menjerang mimpi
lalu kita bisa duduk-duduk di meja makan yang telah lama sepi
minum mimpi yang mengepul dalam cangkir kecil kita
sambil sesekali saling melempar senyum, saling melempar kata

Ada Saja

September 11, 2007

ada saja yang bertahan untuk tak lekas jatuh dari bening
matamu yang selalu mengingatkanku akan pohon
beringin yang tumbuh sendiri di lapang luas.

ada saja yang mengembang dari merah ranum
bibirmu yang selalu mengajakku untuk bermain ke masa
lalu yang penuh akan lapang luas berpohon beringin satu.