Di Matamu yang Ilalang
Oktober 30, 2007
di matamu yang ilalang kutemukan angin yang rinai. ingin kurebah diatasnya. kan kuriap rumput yang berkelindan di dada. dan telentang menatap rekata.
menanti hujan bintang. di matamu yang ilalang.
Kucari Engkau
Oktober 29, 2007
telah kucari engkau sampai ke batasnya jingga. sampai ngiangnya camar berterbangan di telinga. sampai laut menjemput. sampai waktu tersudut. sampai kota berubah sunyi. dan langkahku segala bunyi. sampai padang ilalang. oleh hujannya gemintang. sampai aku merapuh. dan hilang.
telah kucari engkau sampai ke batasnya jingga. kucari engkau. kucari engkau.
Pada Akhirnya
Oktober 25, 2007
pada akhirnya hanya ada kita berdua
di ruang kecil ini saling bertegur tanpa kata
hanya tatap yang kadang hinggap
seperti pencuri berjingkat menyelinap
senja menyambangi lewat celahnya jendela
dan kasih menyelimuti dada-dada kita
Hati
Oktober 8, 2007
duh.
hatimu berserakan di lantai kamarku
sebentar. kuambil pengki dan sapu
Pergi 2
Oktober 7, 2007
semakin jauh jarakku
semakin kecil tubuhmu
sampai kau termakan cakrawala
dan lambaiku terlunta di udara
semakin jauh jarakku
semakin besar bayangmu
Pergi
Oktober 6, 2007
kusimpan kecupmu dalam kotak
bersama surat, foto dan anting-anting
serta sepotong ingatan akan waktu
pertama kali menggenggam tanganmu
kutinggal di kota itu.
tapi masih saja erat di genggaman
remah mimpi;
ingin kau memanggilku kembali
Doa Sebelum Pergi
Oktober 6, 2007
senja, telanlah dia
agar aku dapat terlupa
pada asa yang terselip di dada
