Di Matamu yang Ilalang

di matamu yang ilalang kutemukan angin yang rinai. ingin kurebah diatasnya. kan kuriap rumput yang berkelindan di dada. dan telentang menatap rekata.

menanti hujan bintang. di matamu yang ilalang.

Iklan
Posted in Tak Berkategori

7 thoughts on “Di Matamu yang Ilalang

  1. lelap menanti angin yang jatuh perlahan, bulir kata yang tereja tanpa menjadi setumpuk kalimat, terdekap seperti rindu yang tak habis dalam mata menuju pulang

    yuhuyy ghe…
    aku lagi ngerefreshin otak nih..!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s