Perjalanan

Perjalanan selalu bisa melemparku dari satu waktu ke waktu yang lain
Dan di jendela bus kota kutemukan seorang gadis yang matanya selalu mencari
Dan hatinya selalu menunggu

Kenangan tumbuh dalam tubuhmu seperti pohon yang berkali-kali kau tebang, namun selalu saja suatu waktu kau temukan lagi tunasnya yang bernas di halaman belakang rumahmu

Akarnya jejak kakimu
Batangnya mimpi dan tidurmu
Dahannya melingkar di keningmu
Dedaunnya jemari yang sudah lama sunyi

Lalu malam semakin larut, dan jarak semakin surut;
Gadis di kaca jendela, menolak beranjak dewasa

Jogja, 2017

Iklan
Posted in Tak Berkategori

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s