Waktu Makan Kucing

Halaman rumahmu mendaraskan nyeri
Waktu berkelit; aku bukan tanggungannya – demikian
katanya. Dan penawarku luput begitu saja.

Di teras, kakekmu memberi makan kucing-kucing
dengan nasi sayur sisa di piring kaleng
kutundukkan kepala dan kulihat tanganku

memegang piring kalengku
(aku selalu tak sabar menunggu giliranku)

Kita makan berdua
kepala ikan dari piringmu
berpindah ke piringku

Di sudut ada kolam
tapi tak ada ikan, hanya daun
dan kata-kata cinta yang
tertimbun sejak tujuh tahun lalu

Kau ambil garu dan kau kais
gundukan masa lalu
berharap menemukan satu

lalu aku, menangis

Iklan
Posted in Tak Berkategori

Di Gelas Kertas

waktu telah usang
tapi senyummu masih saja
mengikutiku pulang

bertemu lagi pekan depan,
katamu enam tahun yang lalu;
kopi sudah tandas di dasar cuaca

kusesap bersama renjana

setiap malam tiba, kuminta
pelayan membungkus tawamu yang
jadi dingin di gelas kertas

Posted in Tak Berkategori

Perjumpaan Mencatatkan Namanya

Perjumpaan mencatatkan namanya
sepanjang jalan-jalan membentang
di tembok-tembok rumah, pada tiang-tiang lampu
jalan yang enggan menyala, dikerat di
batang-batang pohon layaknya anak sekolah
yang sedang jatuh cinta

Kota ini menyambutku dengan bukti-bukti
bagai nenek tua yang menyodorkan album foto
dan cerita-cerita masa lalu pada siapa saja yang
mau mendengarkan. Sudut-sudutnya berteriak lantang
mengiyakan:

Ya, ya! Benar, di sinilah perkara itu sesungguhnya telah terjadi!

Ingatan banjir di jalanan, masuk ke
rumah-rumah, merendam tiang lampu
dan pohon-pohon.

Aku terbawa pusarannya.

Jogja, 2017

Posted in Tak Berkategori

Perjalanan

Perjalanan selalu bisa melemparku dari satu waktu ke waktu yang lain
Dan di jendela bus kota kutemukan seorang gadis yang matanya selalu mencari
Dan hatinya selalu menunggu

Kenangan tumbuh dalam tubuhmu seperti pohon yang berkali-kali kau tebang, namun selalu saja suatu waktu kau temukan lagi tunasnya yang bernas di halaman belakang rumahmu

Akarnya jejak kakimu
Batangnya mimpi dan tidurmu
Dahannya melingkar di keningmu
Dedaunnya jemari yang sudah lama sunyi

Lalu malam semakin larut, dan jarak semakin surut;
Gadis di kaca jendela, menolak beranjak dewasa

Jogja, 2017

Posted in Tak Berkategori

Pagi

Apakah pagi datang ke jendelamu membawa pencarian akan wajah-wajah yang suatu waktu pernah kau kenal; dulu sekali – sebelum hidupmu yang sekarang ini dihempaskan tiba-tiba ke wajahmu. Sementara tubuhmu, lihatlah tanganmu yang ringkih tergelagap ingin merengkuhnya dan mengatakan pada dirimu sendiri bahwa semuanya akan baik-baik saja.

Kata-kata yang melakukannya padamu. Perbuatan keji yang hanya bisa dilakukan oleh mereka yang mencari pembalasan. Yang dia inginkan adalah kau tenggelam dalam ketanpaan: “mari kita lihat saat nafasmu mulai habis dan paru-parumu dipenuhi oleh kesia-siaan!”

Tentu bukan itu yang benar-benar diucapkannya; sebuah pesan disinari matahari sore di dinding kamarmu – Selamat tinggal.

Bertahun setelahnya kau masih menggapai-gapai wajah nasib buruk itu, mengelusnya; memanggilnya kawan. Dia tak peduli. Yang menepuk-nepuk bahumu tak lain adalah dirimu sendiri.

Besok, pagi yang lain akan datang.

Paramnesia

(1)
Ada yang berlarian dari ujung-ujung bahu
yang sudah lama lengang
oleh jarak dan waktu

menerjal di lengan,
yang kehilangan dekap
menerka-nerka liuk punggung
menjauh

sampai ke telapakku

(2)
Kulacak jejak waktu
sebuah kronologi
kureka wajahmu, mencari
sebuah renjana, bilamana

kutemukan : kutanyakan
kutemukan : lalu hilang

lalu kamu : bukan kamu!

Ah.Seharusnya aku tahu.
jalan ini tak pernah dilalui waktu
hanya rengkahan mimpi
yang datang dulu sekali

Posted in Tak Berkategori

Lengang

Sudah berapa lama waktu berlalu? Sejak kau melihat ke tikungan dan membawa punggungmu hilang dari pandangan. Hari apakah itu? Saat kau lepas ujung-ujung jemari yang saling bersentuh sepanjang jalan.

Tak ada yang mengabarkannya padaku. Langit tak berubah merah hari itu. Angin tak berkisar dan memekak di telinga. Kau tak menepuk bahuku. Tak mengambil telapakku dan menoreh gejala.

Jalan ini lengang.

Begitupun aku.

Posted in Tak Berkategori